Home Ajaib Pita Kuning

Pita Kuning

840 views
0
SHARE

Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku…
(Merilis Cerita dari Radio Delta FM, jakarta )

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak,
Georgia,Amerika.

Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik,sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York .
Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara,
ke kota besar, ke hidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan
uang.
Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu
dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat
naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan
pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia
merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan
untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa
menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya. Dia
berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin
sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan
menulis, ‘Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku. Namun jika engkau
masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku
kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya
pohon beringin yang berada di pusat kota . Apabila aku lewat dan tidak
menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan
mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju
Miami . Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan
anak-anak seumur hidupku.

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima
surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima
suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau
mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida

Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu,
‘Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan. ..kita mesti lihat apa
yang akan terjadi… Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat
kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin
mengucur deras. Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di
matanya… Dia tidak melihat sehelai pita kuning…Tidak ada sehelai pita
kuning…. Tidak ada sehelai….. .Melainkan ada seratus helai pita-pita
kuning….bergantun gan di pohon beringin itu…Ooh… seluruh pohon itu
dipenuhi pita kuning…!!! !!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika.
Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini.
Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, ‘Tie a Yellow
Ribbon Around the Old Oak Tree’, dan ketika album ini di-rilis pada
bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulan April 1973. Sebuah
lagu yang manis, namun mungkin masih jauh lebih manis jika kita bisa
melakukan apa yang ditorehkan lagu tersebut,… If God always forgive
you,.. will you forgive the others ? .. think wisely .. !!!

Wassalam,
F4R4H H4BSYI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.