Home Ajaib CAHAYA DI WAJAH NABI SAW

CAHAYA DI WAJAH NABI SAW

861 views
0
SHARE

Andalusian motto:

“World is held up by four pillars:
The Wisdom of the Learned
The Justice of the Great
The Prayers of the Righteous
and the Valor of the Brave.”

CAHAYA DI WAJAH NABI SAW

Telah diriwayatkan dari Siti Aishah rha. bahwa ia telah berkata : “Ketika
aku sedang menjahit baju pada waktu sahur (sebelum subuh) maka jatuhlah
jarum dari tanganku, kebetulan lampu pun padam, lalu masuklah Rasulullah
SAW. Ketika itu juga aku dapat mengutip jarum itu kerana cahaya wajahnya,
lalu aku berkata, “Ya Rasulullah alangkah bercahayanya wajahmu! Seterusnya
aku bertanya: “Siapakah yang tidak akan melihatmu pada hari kiamat?” Jawab
Rasulullah SAW: “Orang yang bakhil.” Aku bertanya lagi: “Siapakah orang yang
bakhil itu?” Jawab baginda : “Orang yang ketika disebut namaku di depannya,
dia tidak mengucap shalawat ke atasku.”

BERDOA

Berkata Al-Barra’ ra. bahwa Nabi SAW. bersabda: “Segala doa itu terdinding
(terhalang untuk dikabulkan) dari langit sehingga orang yang berdoa itu
mengucapkan shalawat untuk Muhammad dan keluarga Muhammad. ”

KIJANG DAN ANAKNYA

Diriwayatkan oleh Abu Na’im di dalam kitab ‘Al-Hilyah’ bahwa seorang lelaki
lewat di sisi Nabi SAW. dengan membawa seekor kijang yang ditangkapnya, lalu
Allah Taala (Yang berkuasa menjadikan semua benda-benda berkata-kata ) telah
menjadikan kijang itu berbicara kepada Nabi SAW : “Wahai Pesuruh Allah,
sesungguhnya aku mempunyai beberapa ekor anak yang masih menyusu, dan
sekarang aku sudah ditangkap sedangkan mereka sedang kelaparan, oleh itu
haraplah perintahkan orang ini melepaskan aku supaya aku dapat menyusukan
anak-anakku itu dan sesudah itu aku akan kembali ke mari.” Bersabda
Rasulullah SAW. “Bagaimana kalau engkau tidak kembali kesini lagi?” Jawab
kijang itu: “Kalau aku tidak kembali ke mari, nanti Allah Ta’ala akan
melaknatku sebagaimana Ia melaknat orang yang tidak mengucapkan shslawat
bagi engkau apabila disebut nama engkau disisinya. “Lalu Nabi SAW. pun
bersabda kepada orang itu : “Lepaskan kijang itu buat sementara waktu dan
aku jadi penjaminnya. “Kijang itu pun dilepaskan dan kemudian ia kembali ke
situ lagi. Maka turunlah malaikat Jibril AS dan berkata : “Wahai Muhammad,
Allah Ta’ala mengucapkan salam kepada engkau dan Ia (Allah Ta’ala)
berfirman:

“Demi KemuliaanKu dan KehormatanKu, sesungguhnya Aku lebih kasihkan umat
Muhammad dari kijang itu kasihkan anak-anaknya dan Aku akan kembalikan
mereka kepada engkau sebagaimana kijang itu kembali kepada engkau.”

*Shallu ‘alal Habib!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.